Tak terungkap

26 Aug

Ketika pertama kali bertemu dengan kamu, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Yang aku tahu ketika melihatmu aku merasa suhu tubuhku sedikit meningkat, dan jantungku perlahan mulai berdenyut  dengan kencangnya. Aku tidak tahu perasaan apa ini. Tetapi , orang-orang sering menyebutnya dengan jatuh cinta. Perasaan yang lebih dari sekedar mengagumi. Aku tidak mengenalmu, begitu juga sebaliknya. Hanya saja, takdir sempat memperbolehkan aku melihat dirimu, dari jauh. Aku pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dan itu adalah awal dimana aku jatuh cinta.

Aku sangat ingin berbincang denganmu, mengenalmu. Tetapi rasa malu dalam diriku terlalu kuat, sehingga aku selalu kalah berargumen dengan diriku sendiri.  ketika berpapasan aku selalu mencuri pandangan terhadapmu, dan sepertinya kamu memang tidak menyadari keberadaanku. Momen ketika aku melihatmu tidak akan pernah aku lupakan, dan aku akan menyimpannya hingga nanti ketika aku tidak bisa melihatmu lagi. Aku akan memutarkan ingatan-ingatan itu kembali,  sampai saatnya nanti aku benar-benar  bisa mengenalmu dan menjadi bagian dari dirimu. Semoga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: